Minggu, 24 Agustus 2025
Bidang Minat dan Bakat (Minbak) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Khitobah pada Minggu, 24 Agustus 2025 secara daring melalui platform Google Meet. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 20.00 WIB dengan menghadirkan pemateri Ibnu Shihab Azzuhri (mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab semester 7) dan dimoderatori oleh Jihan Syahirah Ahmad (mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab semester 5).
Pada pelatihan kali ini, pemateri membahas secara khusus mengenai pengertian, tujuan, serta teknik dalam khitobah.
1. Pengertian Khitobah
Secara bahasa, khitobah berarti berbicara di depan umum. Kata ini berasal dari fi'il خطب - يخطب . Dalam praktiknya, khitobah meliputi berbagai bentuk komunikasi lisan di depan audiens, seperti orasi, pidato, dan ceramah.
- Pidato: Penyampaian gagasan atau sambutan di depan umum, tidak harus bernuansa Islami, dan biasanya tidak interaktif dengan audiens.
- Ceramah: Identik dengan tema Islami, bersifat interaktif, dan memungkinkan adanya komunikasi timbal balik dengan audiens.
2. Tujuan Khitobah
- Menyampaikan gagasan, nasihat, atau pesan tertentu kepada masyarakat.
- Melatih kemampuan berbicara, khususnya bagi mahasiswa Bahasa Arab agar mampu tampil dengan bahasa Arab di depan umum.
- Menjadi bekal untuk menghadapi berbagai event perlombaan khitobah.
3. Struktur Pidato
Pidato yang baik disusun dengan tiga bagian utama:
- Pembuka
- Isi
- Penutup
- Segi teks: kesesuaian dengan tema.
- Kreativitas: isi teks menarik dan orisinal.
- Struktur: keteraturan penyampaian.
- Segi kebahasaan: kefasihan, tata bahasa,kelancaran, intonasi, ekspresi wajah, penguasaan panggung, adab, dan ketepatan waktu.
- Berlatih di depan kaca.
- Menghafalkan teks secara berulang-ulang.
- Melatih durasi penyampaian agar sesuai ketentuan.
- Membiasakan kontak mata dan ekspresi agar lebih komunikatif.
