Kamis, 17 Juli 2025 Kajian rutin ilmu sharaf kembali diselenggarakan secara daring melalui platform Google Meet jam 16.00 WIB. Kajian ini membahas materi Qawaidul 'llal (kaidah-kaidah perubahan fi'il mu'tal), khususnya pada kaidah ke-7 dan ke-8. Yang di bawakan oleh Niha Nurfaticha, Mahasiswa Jurusan Bahasa dan sastra arab Angkatan 2024.
Kaidah ke-7: Gugurnya Huruf Wawu
Kaidah ini menyatakan bahwa apabila huruf wawu jatuh di antara harakat fathah dan kasrah, serta didahului oleh huruf ya, maka huruf wawu tersebut digugurkan. Contoh:
Kata يوعد yang mengikuti wazan يفعل mengalami pengguguran huruf wawu karena memenuhi syarat kaidah, sehingga berubah menjadi يعد
Kaidah ke-8: Wawu Menjadi Ya
Selanjutnya, kaidah kedelapan menjelaskan bahwa jika terdapat huruf wawu yang jatuh setelah harakat kasrah, baik dalam bentuk isim maupun fi'il, maka huruf wawu tersebut diganti menjadi ya.
Contoh : Kata رضو yang mengikuti wazan فعل, huruf wawu diganti menjadi ya, sehingga menjadi رضی
Kajian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap dinamika perubahan bentuk kata dalam ilmu sharaf, serta memperkuat pemahaman peserta dalam mengidentifikasi fi'il mu'tal dan bentuk tashrif-nya.
Kajian daring ini juga disertai sesi tanya jawab dan diskusi ringan yang membuat suasana tetap interaktif meskipun dilakukan secara virtual. Kajian selanjutnya direncanakan akan membahas kaidah-kaidah berikutnya dari Qawaidul 'llal.
