ANTOLOGI KARYA SASTRA : Barangkali, Waktuku (puisi)

 


Barangkali, Waktuku

Oleh : Hasna Aulia Nur Azmi


Ada hari-hari

ketika cermin tak lagi mengenalku

Wajahnya tetap sama,

tapi sorot mata itu 

seakan milik orang lain.


Aku selalu mengejar banyak hal

hingga lupa bertanya,

siapa yang sedang berlari 

di balik langkah-langkah itu?


Kupungut, sedikit demi sedikit

Serpihan namaku yang tertinggal

di sudut kecewa, di lipatan gagal,

di sela-sela harapan

yang nyaris lupa cara menyala.


Ternyata, kehilangan diri

bukan berarti benar-benar lenyap,

ia hanya bersembunyi,

menunggu seseorang

cukup sabar untuk mencarinya.


Maka hari ini

aku mungkin memilih pulang

bukan menuju tempat,

melainkan menuju diriku sendiri.


Dan bila esok

aku masih belum utuh, 

tak apa.


Sebab barangkali,

menjadi diri sendiri

memang selalu dimulai

dari keberanian menemukan

apa yang sempat hilang.


Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Semester 3


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama