ANTOLOGI KARYA SASTRA : Kaos Kaki di Loundry (puisi)


 
Kaos Kaki di Loundry

Oleh : Ibnu Shihab S.Hum

Kaos kaki masuk ke mesin cuci.
Air berputar.
Sabun berbusa.
Ia berputar ke kanan.
Kemudian ke kiri.
Tidak tahu sedang menuju mana.
Namun ia tidak panik.
Ia hanya mengikuti putaran.
Barangkali kita juga begitu.
Ada masa ketika kehidupan terasa berputar-putar.
Hari Senin.
Selasa.
Rabu.
Kamis.
Kemudian kembali Senin.
Bangun.
Belajar.
Bekerja.
Makan.
Tidur.
Mengulang.
Kita kadang berpikir bahwa tidak ada yang berubah.
Padahal mungkin,
kita sedang dibersihkan oleh waktu.
Tidak semua perubahan terasa seperti perjalanan jauh.
Sebagian hanya berupa:
menjadi sedikit lebih sabar,
sedikit lebih tahu,
sedikit lebih dewasa,
sedikit lebih mengerti siapa diri kita.
Dan seperti kaos kaki di Loundry,
kita mungkin tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Tetapi setelah semuanya selesai,
kita keluar dengan bentuk yang sama,
namun tidak lagi sekotor sebelumnya.


Penulis merupakan (S1) Sarjana Humaniora jurusan Bahasa dan Sastra Arab

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama