Bidang Minat dan Bakat (MINBAK) sukses menyelenggarakan Pelatihan Debat Bahasa Arab pada Minggu, 10 Agustus 2025, secara daring melalui Google Meet mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan berargumentasi secara terstruktur dalam bahasa Arab, sekaligus melatih logika, bahasa, dan mental dalam menyampaikan pendapat.
Pelatihan menghadirkan Nur Faizah, mahasiswi semester 6 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, sebagai pemateri utama, dan dimoderatori oleh Ihsan Fasihulisan, mahasiswa semester 2 program studi yang sama. Peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai konsep debat bahasa Arab, jenis-jenisnya, unsur-unsur penting, serta kosakata pendukung yang wajib dikuasai.
Dalam materinya, Nur Faizah memaparkan bahwa debat bahasa Arab merupakan seni berargumentasi dengan kaidah bahasa yang benar serta strategi yang efektif. Terdapat tiga jenis utama debat bahasa Arab, yakni Al Munazoroh At Taqobuliyyah (dua tim: pro dan kontra), Al Munazoroh Al Hadariyyah (gaya parlementer), dan Al Jaddal Al Ilmi (debat ilmiah). Untuk menghasilkan debat yang efektif, peserta perlu memperhatikan lima unsur penting: muqaddimah (pembukaan), hujjah (argumen), istidlal (pembuktian), radd ‘ala al-khasm (bertahan dari sanggahan lawan), dan khitam (penutup).
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada kosakata kunci seperti topik, peran, tim pro, dan tim kontra. Materi ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa tidak hanya secara linguistik, tetapi juga dari segi logika dan mental sebelum terjun ke ajang debat sebenarnya.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Bidang MINBAK berharap mahasiswa semakin percaya diri, mampu berpikir kritis, dan dapat menyampaikan argumen secara santun dalam bahasa Arab.
